Tuesday, May 1, 2007

BIRAHI DI ANGKOT

aku masih siswi smu kelas 1 berumur 15 tahun. disini
aku tidak akan cerita panjang lebar tentang tubuhku,
betapa sexynya aku, atau pengalaman sex.
Sama sekali tidak, aku hanya ingin share tentang
kebiasaanku.
aku ada satu kebiasaan yg aneh buat sebagian besar
orang,aku senang menunjukkan badanku tapi bukan
eksibisionis. aku hanya senang merasakan malu, tetapi
malu yang aman dan masih normal (menurut pendapatku loh)
daripada bingung aku cerita kejadian yg sering kulakukan
ketika pulang sekolah di angkutan umum.
bila aku sedang mood,aku duduk mengangkangkan kakiku di
depan cowok yg lebih muda, sehingga mereka bisa melihat
paha dan celana dalamku.aku senang merasakan sensasinya,
tiap aku melakukan itu aku merasa malu,selalu pada
awalnya aku takut untuk melebarkan kakiku. bagaimana
kalau kuceritakan kronologisnya.
aku sengaja naik angkutan umum yang sedikit penumpang
dan ada cowok yg lebih muda, baik anak SD atau smp, aku
pilih-pilih juga, lihat dulu tampang cowoknya, apabila
mereka terlihat tidak sopan aku tidak mau, aku suka
apabila ada cowok yg terlihat anak baik-baik,sopan,dan
tidak banyak gaya. di angkot aku pasti duduk berhadapan
dengan mereka,awalnya aku duduk rapat baik lutut,betis
dan sepatuku. selanjutnya aku melebarkan sepatuku
sekitar 30cm,dan pelan2 melebarkan lututku agar sejajar
dengan sepatuku,biasanya di kondisi ini aku sudah merasa
excite,sering aku merapatkan lututku lg, tapi selalu
kubuka kembali.biasanya cowok di depanku sudah mulai
memperhatikan kakiku dan berharap agar terlihat
kembali.rok seragamku tidak ada yg diatas lutut,sehingga
pada fase ini mereka hanya melihat pahaku, aku tau ini
sebab pernah melakukan simulasi di depan cermin.
setelah mereka tertarik baru aku nekat untuk melebarkan
sepatuku lebih jauh, kira2 tumitku terpisah 40cm,lututku
biasanya kurapatkan ketika melebarkan tumitku,baru
ketika mobil mengerem atau berjalan lagi, aku pura2
melebarkan lutuku seolah menjaga keseimbangan.di fase
ini mereka akan dapat melihat celana dalamku dengan
jelas, apabila cowok di depanku masih kecil (dari
fisiknya) aku berani melakukan kontak mata dan
tersenyum,bila mereka sudah besar aku pura2 tidur,sibuk
membaca, atau apabila cuma kami berdua di mobil aku
pura2 melihat kesana kemari sambil menggerakan kakiku,
tentu saja paha dan celana dalamku akan terlihat "hide
and seek".
Untuk cowok yg kulakukan kontak mata, apabila sepi aku
dapat nekat melabarkan pahaku sampai membentuk sudut 90
derajat,tapi aku selalu memperhatikan supir agar tidak
menyadarinya.dengan kaki dilebarkan selebar itu tentu
saja celana dalamku akan terlihat sangat jelas,aku
benar-benar malu pada kondisi itu,secara naluri tentu
saja aku berusaha merapatkan kakiku,tapi aku selalu
menahannya sehingga otot pahaku terasa tegang dan
lututku terlihat bergetar,tapi kondisi ini tidak pernah
lama, sebab biasanya aku sampai pada tahap ini di dekat
tujuanku atau ada orang lain yang naik.waktu terlama yg
kulakukan adalah sekitar 25 menit, saat itu angkot
berjalan lambat dan tidak ada orang yang naik, supirnya
juga asik ngobrol dengan temannya di bangku depan,dan di
depanku siswa SD yg terlihat pendiam. waktu itu aku
bahkan menaikkan kakiku ke atas ban cadangan sehingga
lebih tersingkap lagi.
aku selalu merasa malu mengetahui mereka melihat paha
dan celana dalamku,tapi rasa malu yg kurasakan benar2
menyenangkan dan membuat kecanduan.