Monday, April 30, 2007

INDAH HORNYKU

Cerita ini terjadi waktu aku masih berumur 12 tahun.
Walau cerita ini udah lama terjadi, tapi peristiwa ini
masih membekas dipikiranku. Tentu aja masih membekas,
soalnya peristiwa inilah yang membentuk aku jadi maniak
seks seperti sekarang.

Mba Indah adalah keponakan jauh ibuku yang ikut tinggal
dirumahku. Ya, dia ikut keluargaku sebab keluarganya
kurang beruntung. Dia ikut keluargaku sejak kelas dia 2
SMP. Kejadian ini terjadi saat mba indah duduk di kelas
3 SMA

Mba indah adalah seorang perempuan yang sangat menarik.
Wajahnya cantik, rambutnya panjang, kulitnya putih dan
bodynya... hmmm.. masih tergambar jelas bodynya yang
aduhai. Aku masih ingat bagaimana dulu aku sering sekali
memelototi dadanya yang ranum. Sebenarnya dadanya tidak
terlalu besar, tapi membusung kedepan, benar-benar bulat
sempurna. Aku juga senang sekali memperhatikan lekukan
pinggangnya yang seperti gitar spanyol itu, pantatnya
yang membulat dan pahanya yang putih. Apalagi kalau dia
memakai celana pendek favoritnya, terlihat jelas paha
mulusnya dan betis bulir padinya yang aduhai. Hmmm....
Pantas saja banyak teman prianya yang
mengejar-ngejarnya.

Kejadian ini terjadi waktu aku tinggal berdua denga mba
indah dirumah. Bapakku seperti biasa pergi ke kantor dan
ibuku pergi kerumah temannya dengan membawa adikku yang
masih kecil.

Awalnya aku bermain diluar bersama teman-temanku, tapi
karena turun hujan akhirnya aku pulang kerumah dan
tinggal berdua dengan mba indah. Dari pada tidak ada
kerjaan, aku menonton tv. Selagi asik menonton kartun di
tv swasta satu-satunya waktu itu, mba indah keluar dari
kamarnya dan memanggilku. Saat itu mba indah memakai
kaos putih dan rok SMA nya. Aku menebak pasti dia tidak
pakai bra, soalnya puting payudaranya tercetak di kaus
putih yang tipis itu.

"Rian ! Ke kamar mba indah yuk sebentar" panggil mba
indah. aku yang sebenarnya lagi asik menonton dengan
agak malas akhirnya masuk ke kamar mba indah.

"Ada apa mba ?" tanyaku.

"Dari pada nonton tv, mendingan main sama mba indah"
katanya

"Main apa ?" tanyaku.

"Kita main dokter-dokteran yuk" ajaknya

Aku tertawa.. "Wah itu kan mainannya anak perempuan,
lagian aku kan udah gede" jawabku. Padahal adikku sering
mengajakku bermain dokter-dokteran.

"Ini beda, kan mba udah dapet pelajarannya di SMA"
katanya merayuku.

"Hmmm... ya udah, jadi gimana mainnya ?" tanyaku.

"Mba yang jadi dokternya, kamu yang jadi pasiennya.
Sudah kamu tiduran dulu ditempat tidur, mba siap-siap"
suruhnya.

Kemudian aku naik ke tempat tidurnya dan berbaring
terlentang.

"Sakit apa de ? saya periksa dulu ya..." kata mba indah
berakting. Kemudian dia menaikkan bajuku dan
mengetuk-ngetuk dadaku layaknya seorang dokter.

"Wah de ini sakitnya parah" katanya. Aku tertawa kecil
karena mba indah pandai sekali meniru seorang dokter.
Kemudian tangannya turun mengetuk-ngetuk perutku sambil
berkata "Sepertinya penyakitnya ada dibawah sini"
kemudian dia berusaha membuka kancing celanaku.

Tanganku memegang tangannya, menahan dia membuka
celanaku. "Kok celananya dibuka mba ?" tanyaku. Walaupun
aku masih kecil, tapi waktu itu aku sudah mengerti
perbedaan antara pria dan wanita.

"Mau disembuhin penyakitnya gak ?" katanya sambil
pura-pura melotot. Aku terdiam, kemudian melepaskan
tangannya. Dia tersenyum kemudian berkata "Gitu dong,
kan mau diobatin".

Kemudian dia melepas kancing celanaku dan resletingnya.
Kemudian dia melorotkan celanaku hingga terpampanglah
burung mudaku. Aku hanya diam menahan malu.

"Wah ini dia sumber penyakitnya" katanya riang kemudian
memegang burungku. Kemudian dia duduk disebelahku.
Mukaku semakin merah, apalagi burungku secara perlahan
tapi pasti menegang membesar.Mba indah malah tertawa
"Nah aku bilang apa, ini dia masalahnya, tuh dia makin
keras, makin besar !" sambil mengelus-ngelus lembut
burungku.

Tubuhku tergetar karena nikmat yang menjalari tubuhku.
Burungku makin tegang dan makin membesar.

"Mba..." kataku lemah karena keenakan. "Tenang ya rian,
mba obatin dulu ya" katanya. Celanaku dibuka secara
penuh kemudian dia menaruhnya di kursi dekat meja
belajarnya. Selangkanganku dilebarkan, kemudian dia
berpindah posisi, dia duduk diantara kedua pahaku.

Kemudian mba indah mulai mengulum penisku. Aku semakin
menerawang, inilah kenikmatan yang belum pernah aku
rasakan sebelumnya.

Saat mba indah mengulum dan menyedot-nyedot penisku, dia
mengeluarkan suara-suara erotis diantara keluar masuknya
penisku di mulutnya. Ternyata saat aku melihat, tangan
kirinya meremas-remas payudaranya. Hmm tak heran
badannya ikut bergetar saat mengulum penisku.

Tiba-tiba mba indah berhenti mengulum penisku. "Sebentar
ya" kata mba indah yang kemudian berdiri. Aku hanya
menatapnya dengan tatapan tidak rela karena tidak ingin
kehilangan kenikmatan tadi.

Ternyata mba indah melorotkan celana dalamnya. Karena
dia memakai rok, celana dalamnya langsung turun,
kemudian dia membuangnya kelantai. Dia kembali duduk
diantara selangkanganku, tapi kali ini dia agak
melebarkan pahanya.

Mba indah kembali mengulum penisku. Badanku kembali
bergetar keenakan. Diantara sadar dan tidak, aku mulai
mencium suatu bau khas, yang sekarang aku tau kalau bau
itu adalah vagina.

Aku melihat mba indah yang terus mengulum penisku.
Tangan kirinya yang tadi meremas-remas payudaranya
sekarang berada di selangkangannya, tapi aku tidak bisa
melihat apa yang dilakukan tangan itu sebab tertutup
kain rok yang masih dipakainya. Tapi aku menduga bau
khas tadi pasti berasal dari selangkangannya itu.

Kenikmatan naik sampai ubun-ubunku, badanku bergetar
hebat.

"Mba... aku mau pipis..." kataku sambil menahan dorongan
hebat dipenisku. Tapi mba indah tidak memperdulikan,
bahkan mempercepat kulumannya. Aku merasa gila karena
keenakan.. "Crotz... Crotz.. Crot.." akhirnya aku
mengeluarkan pipisku di mulutnya, aku baru tau kemudian
kalo itu adalah cairan sperma

Mba indah menyedot semua cairan spermaku, kemudian dia
tersenyum padaku. "Enak kan diobatin sama mba ?"
tanyanya sambil mengelap sisa-sisa sperma dipenisku.

Aku cuma menganggu kecil. Aku sangat lelah ! Rasa kantuk
menyerangku.

"He..he..he.. abis diobatin langsung ngantuk" tawa mba
indah.

Aku berusaha menahan kantukku, tapi rasanya berat
sekali. "Ya udah tidur aja dulu gih" suruh mba indah
yang kemudian berbaring terlentang disebelahku.

Diantara terbuka dan tertutupnya mataku, aku melihat mba
indah menaikkan kaosnya sehingga terpampanglah
payudaranya. Kemudian dia meremas-remas kedua
payudaranya sendiri. Suara-suara lenguhan mulai
terdengar dari mulutnya.

Sepertinya dia tidak puas hanya meremas payudaranya, dia
menyibak roknya keatas. Dari samping aku melihat
selangkangannya yang ditumbuhi bulu-bulu halus. Aku
tidak bisa melihat jelas, tapi aku melihat jari
tengahnya keluar masuk dari lobang yang mengeluarkan bau
harum tersebut.

Tangan kirinya meremas-remas payudaranya, jari tengah
tangan kanannya keluar masuk memeknya. Badannya
menegang, sesekali melengkung keatas, seperti
selangkangannya mengejar sesuatu. Suara lenguhannya
maikin keras dan makin cepat.... dan aku tertidur.

Entah berapa lama aku tertidur, tapi saat aku terbangun
aku melihat mba indah tidur terlentang disampingku.
Tangan kirinya masih dipayudaranya dan tangan kanannya
masih diselangkangan, sama persis dengan keadaanya
sebelum aku tertidur. Bedanya badannya seperti terkulai
lemas, tidak setegang tadi.

Lama aku memandangi tubuhnya. Tenggorokanku tercekat,
sebab baru kali ini aku melihat langsung payudaranya
yang bulat itu. Apalagi memek yang ditumbuhi bulu-bulu
halus itu. Aku menelan ludahku. Walau sering
membicarakan dengan temanku tentang tubuh wanita, tapi
melihat langsung memang jauh lebih nikmat.

Kemudian pandangannku tertumbuk pada memeknya. Aku jadi
ingat bau khas yang aku cium tadi. Aku bergeser untuk
duduk diantara selangkangannya yang masih terbuka lebar
itu. Perlahan aku menggeser tangan kanan yang masih
"hinggap" diselangkangan.

Dadaku berdebar, takut mba indah terbangun, tapi usahaku
berhasil, tangannya kini berada di samping
tubuhnya.Perlahan aku elus memek itu dengan jari
tengahku. Hmm.. agak berlendir. Kemudian aku mencium
jari berlendirku. Aha.. ! benar kan dugaanku, bau itu
dari memeknya.

Tapi aku kurang puas. Aku elus lagi memeknya dengan jari
tengahku. Aku coba untuk menusuk lebih dalam agar
mendapat lendir lebih banyak. Aku tusuk keluar masuk
walau tidak terlalu dalam, tapi aku belum mendapat
lendir sebanyak yang aku mau.

Seiring aku menusuk-nusuk memeknya, perlahan pinggul mba
indah bergoyang sedikit mengikuti jariku. Aku merasa
memek mba indah makin berlendir, aku tersenyum puas.
Saat jariku terasa cukup berlendir, aku mengangkatnya
dan menciumnya. Wah... baunya sangat kuat tapi aku
sangat menyukainya.

Suka akan baunya, keingintahuanku timbul untuk mencoba
rasanya. Aku menjilat jari berlendirku itu. Hmm..
rasanya aneh, agak hambar, sedikit asin. Tapi entah
mengapa aku suka sekali.

Kemudian aku mengambil lagi lendir itu dari memek mba
indah dan menjilatnya lagi. Tapi aku kurang puas.
Akhirnya aku dekatkan mukaku ke memek mba indah. Aku
buka lipatan luar memeknya, terlihatnya bibir vaginanya
yang berwarna merah muda. Memek tersebut basah dengan
lendir.

Perlahan aku menjilat memek mba indah. Nikmat sekali
menikmati lendir dari sumbernya .

"Uh..uh..uh..." lenguh mba indah setiap lidahku menyetuh
dinding vaginanya. "Ahhhh..." lenguhnya panjang saat aku
menjilat daging kecil di bagian atas lobang memeknya.
Badannya semakin bergetar dan pinggulnya maju kedepan
setiap lidahku lepas dari memeknya. Sepertinya memeknya
mengejar lidahku, ingin dijilat lagi.

Tiba-tiba kepalaku terdorong masuk ke memeknya. "Aduh
rian enak banget !!" pekik mba indah. Ternyata mba indah
sudah bangun dan tangannya menekan kepalaku ke memeknya.

Aku mengangkat kepalaku dan tersenyum padanya. "Ayo rian
lagi... mba gak tahan nih..".

Aku kembali menjilati memeknya dengan lebih semangat.
Tangannya tetap dikepalaku, menekan setiap aku
mengangkat kepalaku.

"Ah..ah..ah.. aduh rian enak banget.." ujarnya sambil
mengangkat-angkat pinggulnya mengejar lidahku. "Shit...
enak banget" sambil menggerak-gerakkan kepalanya kekiri
dan kekanan.

"Akhhh...... " pekik mba indah yang kemudian menarik
tubuhku keatas untuk menindihnya. Dia kemudian memegang
kepalaku dan kemudian memagut bibirku. Dia nafsu sekali
mencium bibirku yang penuh dengan lendir memeknya
tersebut.

Akupun terangsang hebat. Aku membalas ciumannya.
Tanganku meraba-raba payudaranya yang kenyal itu.
Penisku tegang penuh karena ciuman itu.

Kami berciuman sangat hebat, "clop..clop...clop" bunyi
diantara ciuman saling sedot kami. Tangan mba indah
memegang penisku dan mengocok perlahan. Nikmat sekali,
tapi aku lebih bisa mengendalikan diri sekarang.

"Rian, masukin ya sekarang, mba udah gak tahan !"
ujarnya sambil menatapku dengan pandangan sayu. Aku
sebenarnya tidak mengerti apa yang dia maksud, tapi saat
dia menarik penisku kearah memeknya, aku bergeser
kebawah sedikit karena perbedaan tinggi kami.

Mba indah mengarahkan penisku ke memeknya, kemudian
menggesek-gesekkan kepala penisku di bibir vaginanya.
Tak lama kemudian dia menarik penisku untuk masuk lebih
dalam, secara reflek aku mendorong pinggulku. Perlahan
penisku masuk kememeknya. Akh.. nikmat sekali memasukkan
penis ke lobang licin yang menjepit itu.

Mba indah menekan pantatku sampai penisku amblas masuk
ke memeknya semua. Kemudian dia menahan pantatku. Aku
melihat wajahnya. Matanya dipejamkan dengan kepala agak
dimiringkan kekanan, aduh seksinya. Kemudian aku mulai
merasa penisku seperti diurut-urut oleh jari-jari kecil
didalam memeknya. tdak terbayang kenikmatan saat itu.

Mba kemudian menggerak-gerakkan pinggulnya sehingga
penisku keluar masuk memeknya sedikit. Sensasi
kenikmatannya lebih dahsyat dari urutan memeknya tadi.
"Rian gerakin dong burungnya" pintanya memelas tapi
tidak menghentikan goyangan pinggulnya.

Aku mulai menggoyangkan pinggulku mengikuti gerakkannya.
Sekarang penisku keluar masuk memeknya lebih banyak.
"Akh...akhh... akhh..." lenguhnya sambil menggoyangkan
kepala kekiri kekanan.

Mukaku yang berada didepan lehernya menciumi dan
menjilati leher mba indah dengan sangat bernafsu.Aku
lengkungkan badanku, kemudian aku penyedot pentil
payudara kirinya. Badannya ikut melengkung dan bergetar
hebat. Aku pindah ke payudara kanannya, dia melenguh
hebat "Akkhhh..." kemudian menggigit bibir bawahnya.

Setelah beberapa menit kami dalam posisi tersebut,
kemudian mba indah bangkit "Rian gantian ya, kamu
dibawah, supaya lebih enak".

Aku setuju saja, kemudian aku tidur terlentang. Penisku
berdiri menantang.

Kemudian mba indah jongkok diselangkanganku. Dia
memegang penisku, mengarahkan kememeknya yang dia
turunkan. Bless... penisku masuk seluruhnya kememeknya.
Mba indah kemudian menjajarkan tubuhnya dengan tubuhku.
Dia kemudian tersenyum padaku "Rian kamu hebat banget,
kamu udah ngegagahin aku" katanya lirih menggoda.
Kemudian dia memagut bibirku.

Perlahan dia menggoyangkan pinggulnya, dan aku juga
berusaha menggarakkan pinggulku, tapi agak susah.
Akhirnya aku cuma diam meremasi payudaranya.

Ciuman kami lepas saat goyangannya makin kencang. "Agh..
akh.. agh.." pekiknya setengah berteriak. Goyangan mba
indah makin kencang, sesekali dia memutar kepalanya
untuk meyibak rambutnya yang jatuh kebawah.

"Akh..akh... akh..AGGHHHHHH..." tiba-tiba tubuhnya
menegang. Dia menekan memeknya ke penisku. Gerakkannya
terhenti. Matanya terpejam. Setelah beberapa lama dia
membuka matanya kemudian berkata "Ahh.... rian enak
bangetth.." dengan nafas terengal-engal. Kemudian
tubuhnya amburk ketubuhku.

Aku yang belum puas coba menggerakkan pinggulku.
Memeknya terasa jauh lebih licin dari sebelumnya.
Cairannya makin banyak.

"Kamu belum puas ya ??" tanyanya sambil memandangku
dengan wajah puas. "Iya mba, sedikit lagi"
jawabku.Kemudian mba indah bergeser, kemudian tidur
terlentang. Kemudian dia membuka selangkangannya lebar.
Aku mengerti maksudnya, kemudian aku memposisikan
tubuhku diantara selangkangannya. Aku mengarahkan
penisku ke memeknya dan menekannya masuk. "Hgkh.."
pekiknya saat penisku masuk.

"Rian yang cepet ya.." katanya lirih. "Udah gak enak
lagi ya mba ?" tanyaku. "Masih enak, tapi mba capek
banget" jawabnya lirih.Aku menggoyangkan pinggulku dan
memusatkan untuk mengejar kepuasanku. Tak lama kemudian
aku merasa ada yang ingin keluar dari penisku, aku
menekan penisku dalam-dalam kememeknya dan mengeluarkan
spermaku banyak-banyak didalam memeknya.

Aku mencabut penisku, dia terseyum lebar. Kemudian kami
tidur saling berpelukan.

2 comments:

Obat Ejakulasi Dini said...


LANGSUNG KLIK AJA GAN/SIST


BEST SELLER PRODUK
TOKO ACHONG - HUA

 

RAHASIA MENJADIKAN PENIS BESAR DAN PANJANG

 
TIPS MERONTOKAN BULU SECARA PERMANEN

 
CARA PRIA DEWASA MAKIN TAHAN LAMA SAAT BERCINTA

 
TIPS BIAR SEMAKIN DI SUKAI ISTRI

 
CARA MUDAH MEMPERBESAR PAYUDARA

 
SOLUSI MEMPERBESAR PAYUDARA DENGAN CEPAT

 
CARA MENINGGIKAN BADAN

 
SOLUSI TEPAT MENUMBUHKAN RAMBUT BOTAK

 
OBAT PENYUBUR SPERMA BUAT PRIA MANDUL

 
OBAT PERANGSANG MEMBUAT WANITA BERGAIRAH SAAT BERCINTA

 
CARA MEMBUAT WANITA MERANGSANG BIAR MAU DI AJAK ML

 
TIPS MEMBESARKAN PENIS DENGAN MINYAK

 
COBRA OIL MINYAK PEMBESAR DAN PANJANGKAN PENIS

 
CARA MENURUNKAN BERAT BADAN TANPA OLAHRAGA

 
INGIN PUNYA TUBUH LANGSING DISINI SOLUSINYA































KLIK

JUAL BERBAGAI PRODUK : "Obat Pembesar mr.P, "Alat Terapy Pemanjang mr.P, "Obat Vitalitas Sex Kuat dan Tahan Lama, "Obat Herbal Cosmetik Kecantikan, "Aneka Obat Peningkat Libido Sexsual Wanita, "Alat Bantu SexToys P/W

pusatdewasa said...

VIMAX PEMBESAR PENIS CANADA



Bikin Penis Besar, Panjang, Kuat, Keras, Dengan Hasil Permanent



isi 30 cpsl Untuk 1Bulan Hanya.500.000;



Promo 3 Botol Hanya.1.000.000;



ANEKA OBAT KUAT EREKSI DAN T.LAMA 



 PERANGSANG WANITA SPONTAN



( Cair / Tablet / Serbuk / Cream) 5Menit Reaksi Patent.

Sangat Cocok Untuk Wanita Monopouse/ Kurang Gairah.





ANEKA COSMETIK BERKWALITAS TERBAIK



( Pelangsing Badan, Pemutih Muka & Badan, Flek Hitam,

Jerawat Membandel, Gemuk Badan, Cream Payudara,

Obat Mata Min/ Plus, Peninggi Badan, Cream Selulit,

Pemutih Gigi, Pembersih Selangkangan/ Ketiak,

Pemerah Bibir, Penghilang Bekas Luka, Perapet Veggy,





 ALAT BANTU SEXSUAL PRIA WANITA DEWASA 



 tlp: 0822 2121 8228 BBM.24CEE3AE MR.SHOLE



































































.....